Jumat, 04 Maret 2011

Sejarah Desain Grafis

Desain grafis berkembang dengan adanya simbol atau lukisan. tidak tahu jelas pastinya tulisan ditemukan dan menjadi alat komunikasi, namun manusia primitif sudah menggunakan coretan gambar sebagai komunikasi pada gua yang ditemukan diberbagai tempat seperti di Afrika dan Eropa yang mengawali terjadi pada tahun 3500-4000 sebelum masehi dengan membuat lukisan di dinding gua, pahatan di gua lascaux prancis 35000-4000 sebelum masehi, peradaban sumeria/mesopotamia, peradaban mesir hierogliph/huruf paku, peradaban cina ideogram, bangsa aztec/amerika selatan, pada masa hindu/huruf pallawa pada batu-batu candi. Dan dimulailah dalam bentuk tulisan yang diciptakan oleh bangsa funisia/punesia/phonician kira kira 1000 tahun sebelum masehi. Yang Kemudian pada tahun 430 sebelum masehi disempurnakan oleh bangsa yunani yang dinamakannya dengan kata “alphabet” yang berasal dari 2 kata aleph dan bet. Aleph (alpha,alfa) berasal dari bahasa sematik yang berarti sapi dan bet (beth,beta) berarti rumah. Dan sejak masa kejayaan bangsa romawi yang berhasil menaklukan yunani barulah tulisan alphabet dikenal. Awalnya bangsa romawi menetapkan huruf yunani tersebut dalam 21 huruf kemudian menambahkan 5 huruf pada abad pertengahan menjadi 26 huruf.

Ketika Ditemukannya mesin cetak pada tahun 1447 oleh Johannes Gensfleisch Gutenberg dari jerman, mengawali berkembangnya desain grafis semakin pesat. Johannes gensfleisch gutenberg menciptakan sebuah mesin cetak dari sebuah mesin peras anggur. Penemuan mesin cetak ini sangat mempermudah dalam penulisan buku, yang awalnya harus menulis menggunakan tangan dengan waktu yang lama dan produksi yang kecil kemudian mesin cetak ini dapat memproduksi banyak dengan waktu yang singkat dan biaya yang murah. Getenberg pula mampu memnciptakan alkitab pertama yang dicetak pada tahun 1453.

3 tahun setelahnya pada tahun 1450 getenberg bekerja sama dengan pedagang dan pemodal yaitu johannes fust dan dibantu oleh peter scohoffer yang diselesaikannya pada tahun 1456. Ia mencetak “latin bieber/guterbeg bible/mararin bible/42 line bible” yang mampu memberi hiasan pada buku dan mendukung perkembangan seni ilustrasi dijerman.

Selanjutnya Aloys Senefelder (1771-1834) menemukan teknik cetak Lithografi. Mesin cetak ini berbeda dengan temuan Johannes Gensfleisch Gutenberg. Mesin cetak getenberg memanfaatkan teknik cetak tinggi sedangkan mesin cetak aloys senefelder menggunakan teknik cetak datar yang memanfaatkan prinsip saling tolak antara air dengan minyak. Mesin cetak ini juga memungkinkan dilakukannya pemisahan warna, sehingga masa ini mendukung pesatnya perkembangan seni poster. Masa ini disebut dengan “The Golden Age Of The Poster”.

Dibawah ini merupakan peristiwa-peristiwa penting dalam sejarah perkembangan desain grafis :

· The Great Exhibition

Pameran besar ini diselenggarakan di taman Hyde london pada mei sampai oktober 1851 pada saat revolusi industri. Pameran ini menonjolkan budaya, industri, dan disain yang dinamakan crystal palace atau istana kristal di rancang oleh Joseph Paxt on. Istana kristal adalah bangunan yang berupa struktur besi-tuang dan kaca.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar